Percikan: Dari Kota Utara

II.

Hutan batunya tumbuh melulu. Bangunan CCTV yang mengangkang tanpa cukup kaki. Keghairahan membangunkan materialisme yang pernah kita saksikan dianut oleh negeri-negeri lain, yang melupakan terus keperluan untuk menyuntik roh-roh zat ke dalam kotanya. Dan, kota-kota konsumerisme seperti itu, kau dah aku tahu, tak banyak hal yang ada untuk ditawarkan kepada warganya sendiri; ia hanya untuk orang-orang datang yang singgah sekejap, menyedut manis dari tubuh kota, dan akan pergi selepas matahari jatuh. 

Advertisements
Percikan: Dari Kota Utara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s