Zenith: Siri Dua

Zenith2_bw

Tetapi, untuk beralih iman (jika betul kau sedang mempertimbangkannya), aku fikir itu jangan kau lakukan dengan terburu-buru. Satu pun tak selesai, dan kau nak lari dari masalah dan beralih kepada yang satu lagi? Ketika memikirkan hal ini, aku teringatkan kisah seorang anak kecil Muslim, yang pada usia 11 tahun, berdiri didepan patung besar Jesus Christ di dalam sebuah gereja, dan bertanyakan soalan kepadanya. Nantilah aku tuliskan dalam buku nota ini; sekarang aku nak cari makan, lebih dua hari aku belum lagi dapat apa yang aku inginkan, makanan mewah untuk orang seperti kita; nasi ayam madu. Minta sedikit duit dari dalam tabung kau, ya?

Ilustrasi oleh Ahmedfeni. Zenith dalam ansuran kedua. Baca lanjut di The Daily Seni.

Advertisements
Zenith: Siri Dua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s