KECURANGAN – JACK GILBERT

Si perempuan tak pernah mati ketika si lelaki bertemunya.
Mereka makan mee untuk sarapan seperti biasa.
Untuk sebelas tahun si lelaki menyangka bahawa ia adalah sungai
di dasar mindanya yang bermimpi.
Kini dia tahu si perempuan hidup di dalam dirinya,
ketika angin adakalanya kelihatan
di dalam pokok. Ketika bunga-bunga ros dan rhubarb
ada di taman dan kemudiannya tidak.
Abu si perempuan ada di tepi laut di Kamakura.
Wajah dan rambut dan tubuh manisnya masih
di dalam vila usang di atas gunung tempat
dia tinggal sepanjang musim panas. Mereka tidur
di atas lantai selama sebelas tahun.
Tetapi kini si perempuan datang semakin kurang dan kurang.

 

– diterjemah oleh Hafiz Hamzah, 26 Julai 2016. Dari kumpulan sajak Refusing Heaven (2005).

Advertisements
KECURANGAN – JACK GILBERT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s